Maika selalu berada di tengah-tengah dunia. Jadi anak tengah di keluarga besarnya, jadi penengah di setiap pertengkaran kawan-kawannya, tinggal di tengah kota yang sesak dengan banyak nyawa. Di tengah-tengah mereka, Maika selalu menjadi di antara. Ada atau tidak ada. Dianggap atau tidak dianggap. Tidak baik, tidak juga buruk. Tidak senang, tidak juga menderita. Tidak penting, tidak juga sia-sia…
Kepercayaan diri Alif sedang menggelegak. Sudah separuh dunia dia kelilingi, tulisannya tersebar di banyak media, dan dia diwisuda dengan nilai terbaik. Perusahaan mana yang tidak tergiur merekrutnya? Namun Alif lulus di saat yang salah. Akhir ‘90-an, Indonesia dicekik krisis ekonomi dan dihoyak reformasi. Lowongan pekerjaan sulit dicari. Kepercayaan dirinya goyah, bagaimana dia bisa mengga…