Cetak
Stop bullying : hentikan kekerasan berkedok candaan
"Ah, cuma bercanda kok!" Tapi kamu tidak tahu, di balik tawa yang dipaksakan, ada hati yang remuk. Di balik diamnya seseorang, ada luka yang tak terlihat.
Bullying bukan selalu soal fisik. Kata-kata yang merendahkan, ejekan yang diulang-ulang, atau candaan yang menyakit — semuanya bisa menjadi bentuk kekerasan yang membekas lama dalam jiwa.
Buku ini mengungkap wajah asli bullying yang kerap disembunyikan di balik humor, budaya geng, atau bahkan sistem pendidikan. Disertai kisah nyata, fakta mengejutkan, dan panduan untuk bertindak, STOP BULLYING mengajak kita semua untuk tidak tinggal diam.
Karena tidak ada candaan yang layak jika itu menyakiti.
Dan tidak ada alasan untuk membiarkan kekerasan menjadi budaya.
Tidak tersedia versi lain