Buat apa kamu memikirkan apa yang dipikirkan orang lain? Buat apa kamu mencemaskan apa yang akan dinilai orang lain? Kekhawatiran, juga kecemasan yang sejatinya mungkin tidak pernah ada. Dulu, sekarang, hingga kapan pun, dia adalah kakakku. Tentang seorang kakak yang mengorbankan apapun agar adik-adiknya bisa sekolah. Tentang rasa sabar dan penerimaan. Tentang keluarga yang penuh perjuangan.
Apa yang kau lihat di savana? Rerumputan? Satu-dua pohon yang meranggas? Atau sapi dan kuda yang tengah merumput? Apa yang kau rasakan ketika di savana? Panas? Udara kering yang membuat dahaga? Atau semilir angin yang membuai? Kalau kau tanya aku. Maka aku jawab begini: Aku melihat ketangguhan di savana. Pada rumput yang kering, berwarna cokelat, terinjak. Tapi besok-besok tetap ada, meng…
"Kau anak paling kuai di keluarga ini, Amel. liu benar sekali. Bukan kuai secara Fisik, iapi kuai dari dalam. Kau adalah anak yang paling ieguh haiinya, paling kokoh dengan pemahaman baik." Buku ini ientang Amelia, kisah anak yang memiliki mimpi-mimpi hebai uniuk kampung iercinianya. Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.